Mengapa Perlu Timbangan Hewan untuk Menimbang Ternak?
Adanya timbangan hewan sangat membantu para peternak untuk mengetahui perkembangan berat badan hewan peliharaannya. Alat ini khusus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengukur berat sapi, kerbau, kambing atau domba dalam keadaan hidup. Selain itu, para peternak dan pedagang dapat memperkirakan harga jual hewan tersebut dengan lebih tepat sesuai dengan harga pasaran. Mereka tidak hanya sekedar membuat asumsi perhitungan bedasarkan umur saja. Tetapi, benar-benar menghitung berdasarkan berat hewan.
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa butuh alat penimbang khusus untuk menghitung berat badan hewan ternak? Bukankah ada jenis timbangan lantai yang juga mampu mengukur berat 1 hingga 1000 ton?
Perlu Anda ketahui bahwa menimbang benda hidup seperti hewan ternak berbeda dengan menimbang benda mati. Walaupun sama-sama bisa digunakan, alat penimbang jenis floor scale kurang tepat untuk mengukur berat badan ternak. Alasannya, karena hewan dalam kondisi hidup cenderung tidak bisa diam selama pengukuran. Itulah mengapa, ada timbangan hewan yang dilengkapi dengan kerangkeng yang membuatnya terlihat seperti kandang.
Alat penimbang khusus hewan sendiri biasanya digunakan untuk:
- Menghitung berat badan hewan ternak yang akan digunakan sebagai bibit
- Mengecek pertumbuhan berat badan (average daily gain)
- Menghitung berat badan heawn ternak yang akan dijual atau dipilih sebagai hewan qurban
Seperti jenis timbangan lain, alat ini juga terdiri dari model manual (mekanik) dan digital (elektronik). Pilihan kedua lebih banyak digunakan sebab memiliki tingkat akurasi lebih tinggi. Selain itu, visualisasi penghitungan berupa angka-angka membuat hasilnya lebih mudah di baca.
Timbangan ternak juga dilengkapi dengan fungsi Animal Weighing atau Live Weighing yang diterjemahkan sebagai Hold / Lock / Get dimana kemudian dibagi lagi menjadi Manual Hold dan Automatic Hold. Fungsi Hold inilah yang menjadi kelebihan dari alat pengukur berat badan hewan dimana kegunaannya untuk menahan atau mengunci berat ternak sehingga nilainya tidak berubah saat hewan tersebut tidak mau diam di tempatnya. Dengan begitu, permasalahan seperti perbedaan pencatatan karena hewan ternak selalu bergerak dan menimbulkan perdebatan antara penimbang dan pelanggan bisa dihindari.